Perikanan/Pertanian/Perkebunan

Cari Blog Ini

Rabu, 05 Oktober 2011

TEKNIK MENGATUR PEMBUAHAN BUAH DUREN DI LUAR MUSIM

Oleh Dadang Rusnandar
Pohon Duren Hasil Pengaturan Pembuahan
          King of fruit adalah julukan  yang diberikan pada durian. Hal ini wajar saja    karena  setiap orang mengenalnya serta banyak yang menjadi  penggemarnya. Akan tetapi di Indonesia buah duren merupakan buah musiman, sehingga orang akan mengkonsumsi buah durian sesuai dengan musimnya. Berbeda halnya dengan di negara tetangga misalnya Thailand, buah duren disana berbuah sepanjang musim dikarenakan pemeliharaannya secara intensif karena dikelola dengan sistem pengairan yang modern. Situasi ini menarik untuk dikaji, karena dengan luas lahan yang luas serta mempunyai banyak varietas durian, bukan tidak mungkin Indonesia akan melampaui negara Thailand dalam produksi duriannya, serta kedepan akan dihasilkan produk durian unggul dan berbuah sepanjang musim. Tinggal sejauhmana keseriusan pengambil kebijakan serta petani durian dalam meningkatkan produk buah-buahan terutama durian. Untuk meningkatkan produksi serta konsumsi masyarakat akan durian, maka perlu adanya penangganan teknis yang lebih baik guna peningkatan produksi durian, salah satunya adalah pembuahan di luar musim.
      Menurut Alpian,SP (2009), Pembuahan buah duren diluar musim bukanlah menggeser  musim berbuah akan tetapi upaya manusia untuk melakukan  pembuahan diluar masa panen raya, yaitu mempercepat atau memperlambat masa berbuah durian.  Sehingga diharapkan ketika tidak panen raya, harga durian  akan mendapatkan harga jual  yang tinggi. Pengertian lainnya juga dapat diartikan  mengelola tanaman agar dapat berbuah 2 kali dalam  setahun dengan memanfaatkan  Anomali Iklim.
                Selanjutnya menurut Martino (2008) salah satu upaya untuk mengatur pembuahan perlu dilakukan sistem pengaturan pengairan, hal ini telah dilakukan di negara Thailand  dan beberapa tempat di Indonesia yang hasil kebunnya diperuntukkan untuk buah ekspor.
Dengan demikian pengaturan pembuahan di luar musim sangat perlu dilakukan walaupun pada aplikasinya hal tersebut memerlukan kepiawaian petani buah dalam mengatur air, sehingga sebagai petani atau pelaku usaha durian tahu kapan durian membutuhkan air dan kapan perlu pengurangan air. Maka oleh karena itu kita perlu mengetahuinya dengan  memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

A.                   Faktor-faktor Pembuahan Diluar Musim

1.     Agroklimat.
-        Kebun harus diupayakan  mendapat cahaya sinar matahari penuh.
-        Perlu adanya  rekayasa musim kering (kemarau)/ tidak mendapatkan air   
      minimal 2 minggu.
2.     Kondisi kebundan tanaman.
-        Tanaman berasal dari perbanyakan vegetatif bukan generatif (ditanam
      dari biji).
-        Umur tanaman minimal 10 tahun dan telah berbuah berulang kali.
-        Tanaman tumbuh subur, sehat dan postur tanaman tegap.
-        Tersedianya sumber air aik berupa sumur resapan, artetis, sprinkel atau
      air waduk/sungai.
3.     Modal.
-        Memiliki persediaan sarana produksi yang cukup memadai.
-        Memiliki tanaga kerja yang cukup dan terampil

B.             Langkah Kerja.

     Teknik pengelolaan tanaman durian untuk pembuahan diluar musim adalah dengan cara melakukan  pengelolaan sesuai dengan  musim berbuah, bukan berdasarkan perhitungan satu tahun. untuk itu pengelolaan tanaman harus dimulai dari saat berbuah pada musim sebelumnya. Apabila kita mengharapkan pembuahan 2 kali dalam setahun, maka aplikasi kegiatan juga dilakukan 2 kali dalam setahun.
      Sebagai contoh aplikasi  untuk tanaman berumur 10 tahun adalah sebagai berikut:

No
Waktu/Kondisi
Aplikasi
Dosis

1

1  bulan sebelum panen

-    -  Lakukan pemberian    
p       pupuk  NPK 8:24:24
-           -  Semprot dengan PPC Nitrophos K
secara merata pada seluruh bagian tanaman.

1 kg/pohon

1,5 gr/ltr air ditambah ZPT Atonik 1 cc/ltr air
 Sebanyak 20 ltr campuran perbatang
2
Setelah panen
-       Lakukan pemangkasan tunas,cabang dan rantingyang sakit dan rusak.
-       Lakukan pemberian pupuk kandang
-    -  Lakukan pemberian           pu     pupuk  NPK 16:16:16
-           -  Semprot dengan PPC Nitrophos N
    secara merata pada      seluruh bagian tanaman




50-80 kg/pohon
2 kg/pohon

2 gr/ltr air ditambah ZPT Atonik 1 cc/ltr air
 Sebanyak 20 ltr campuran perbatang
Disemprot 2-3 kali dengan interval 10 hari.

3
Saat tunas tumbuh
-                 Semprot dengan   Paclobutrazol
secara merata pada      seluruh bagian tanaman
2 cc/ltr air
 Sebanyak 20 ltr campuran perbatang
Disemprot 2 kali dengan interval 10 hari
4
Saat tunas menua

- Pangkas seluruh tunas pada  duapertiga cabang bagian dalam
- Lakukan pemberian          pupuk  NPK 16:16:16




1 kg/pohon.
5
Bunga mulai muncul
-           - Semprot dengan PPC Nitrophos K
   secara merata pada      seluruh bagian tanaman
1,5 gr/ltr air ditambah ZPT Atonik 1 cc/ltr air
 Sebanyak 20 ltr campuran perbatang 
Disemprot 2-3 kali dengan interval 10 hari
6
Buah sebesar bola pimpong
-           - Lakukan penjarangan buah dengan cara memilih 1-2 buah perdompol, dan atur jarak tiap dompol min. 30 cm
-           - Semprot dengan PPC Nitrophos N
-              secara merata pada      seluruh bagian tanaman








-Lakukan pemberian        
  pupuk  NPK 8-24-24
-            






1,5 gr/ltr air ditambah ZPT Atonik 1 cc/ltr air
 Sebanyak 20 ltr campuran perbatang
Disemprot 2-3 kali dengan interval 10 hari

1 kg/pohon dicairkan dan disiram disekitar kanopi.



C.              Anjuran Lain-lain.

1.        Setiap habis melakukan pemupukan harus dilakukan penyiraman secara merata
2.        Dosis pemupukan setiap pertambahan umur satu tahun  akan bertambuah 10 %.
3.        Penyemprotan dilakukan pada pagi hari pukul 07.00 hingga pukul 10.00.
4.        Pada musim berbunga dan berbuah lakukan penyiraman secara teratur dan hentikan penyiraman setelah 15 hari menjelang panen.
5.        Pengendalian hama penyakit dapat dilakukan penyemprotan bersamaan dengan penyemprotan PPC .
6.        Lakukan pencatatan dalam setiap aplikasi kegiatan.

Duren Hasil pengaturan Pembuahan (foto D Martino, UNAND)

Daftar Rujukan  :

1.    Alfian,DM,SP.(2009) , Mengatur Pembuahan di Luar Musim, Makalah Presentasi pada Kursus Teknologi Tanamn Buah, Jambi.Tidak Dipublikasikan
2.       Lindung, Ir. MP (2009),Analisis Usaha Tani Durian, BPTP Jambi, Tidak dipublikasikan
3.       Martino Dede,MSi,(2008), Pengairan Durian, FP. Univeritas Andalas, Tidak diublikasikan


1 komentar: