Perikanan/Pertanian/Perkebunan

Cari Blog Ini

Jumat, 12 Mei 2017

Mengantisipasi Kebocoran Pembuatan Kolam

Jika kita membuat kolam tembok tentunya sering mengalami kendala diantaranya kolam roboh, retak atau yang sering terjadi adalah kolam rembes. Biarpun rembesnya sedikit tapi lama kelamaan kebocorannya akan terus bertambah. Hal ini yang perlu antisipasi sejak dini sehingga ketika membuat kolam tidak menyesal kemuadian.

Langkah-langkah yang harus kita lakukan agar kolam tidak mengalami kebocoran atau gagal konstruksi maka harus memperhatikan hal-hal berikut ini :

1. Carilah tukang yang sudah berpengalaman dalam membuat bak. Sebab biasanya tukang yang pinter buat rumah belum tentu cakap dalam membuat kolam.

2. Anjurkan memakai bata atau batako asal perbandingan semen dan semennya 1:6 itu sudah cukup kuat untuk batako.

3. Perbandungan adukan atau cor usahakan adukannya perbandingan 1: 4

4. Sebelum di cor atau diplester jangan lupa pakai alas plastik untuk menjaga porositas adukan ketika diisi oleh air.

5. Pembuangan usahakan dibuat sistem monik, semi bioplok, bioplok atau tradisional kalau itu sesuai selera.

6. Usahakan ketinggian air dari dasar kolam tingginya 80cm- 100 cm agar beban air untuk plester tidak terlalu berat.

7. Disetiap nat batako atau bata jangan lupa diberi bisa sepanjang ukuran kolam yakni minimal besi 8" agar menambah kekuatan konstruksi kolam.

8. Pondasi ini yang paling penting kalau bisa usahakan jalinan besi 4 atau 3 dengan besaran 8"

9. Jika ingin menghemat biaya bisa betonan atau nat memakai bambu jrnis bambu tali biasanya itu juga bida menambah kuat betonan.

Selamat mencoba dan ini sudah dicoba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar